rasa nano-nano hatiku sudah berubah menjadi basa.
tak ada rasa.
biasa saja,flat.
hari ini tak ada hujan,
tak ada lagi kawanan air kiriman Tuhan yang menghempas tanah kering ditepi jalan.
tapi hari ini,
aku tak bertemu kawanan penghibur hati dikala bimbang seperti sekarang.
. . . .
kemarin malam,
aku mengirimkan sebuah pesan kepada mereka,
"aku tak akan datang besok pagi,aku ingin menenangkan hati.bila kalian ada waktu,bacalah tulisanku disini.itu untuk kamu."
mungkin mereka sudah tahu keadaan hatiku kemarin siang,mereka tak merespon.
. . . .
janji itu kutepati,hari ini aku menenangkan hati.
aku ajak satu temanku pergi.
berendam di sebuah kolam renang yang sepi.
lumayan,menyejukkan hati.
ditengah-tengah ,dia bertanya
"ada apa sih?tadi semuanya nanyain"
oh,mungkin dia bertanya tentang kejadian kemarin.
"engga..lagi kesel aja"
hanya itu.
lalu kami bersenda gurau,lumayan,menghibur hati.
. . . .
setelah kulitku keriput karena terlalu lama berendam,aku dan temanku itu pergi.
pergi merefleksikan wajah didepan lensa 8.0 megapixel.
berfoto diantara ratusan bangunan abu-abu yang menjulang.
ditemani hembusan angin sejuk,dan tawa riang dua anak kecil disamping kami,
aku mulai melupakan semua kejadian yang berlalu,kemarin.
. . . .
i'm home,aku pulang.
aku langsung membuka desktop yang aku pasang stand-by sejak kemarin malam.
aku buka tulisanku,dan kulihat,seseorang memberi sebuah respon yang amat panjang pada tulisanku itu.
aku tak tahu itu siapa,ia bernama Anonymous.
ia berkata,
je,aku mengerti apa yang kamu maksud.
oke,aku biarkan kamu sendiri.
oke,aku biarkan kamu sendiri.
walaupun aku tidak tahu alasan apa yang bisa membuatmu seperti ini.
aku pun menyadarinya,beberapa hari ini kamu terlihat beda,terutama hari ini.
aku sampai takut untuk menghadapimu.
walau aku tak bisa membantumu lewat fisik,aku akan selalu membantumu lewat doa.
walau agama kita berbeda,aku akan memberi doa ikhlasku pada teman-teman yang sedang gundah sepertimu.semoga kamu mendapat jalan keluar yang terbaik untuk masalahmu.
mungkin ini adalah satu sifatmu yang belum aku ketahui.
aku biarkan kamu untuk menenangkan diri,sendiri dulu.
jangan lagi kamu pikirkan kejadian-kejadian aneh dan menyebalkan hari ini.
memang..hari ini adalah hari teraneh.tapi lupakan itu semua.
ayo je,jangan putus asa.
hadapilah semua masalah didepanmu sekarang,perangilah semuanya,karena cepat atau lambat,kamu akan menemukan jalan keluar yang terbaik.
sekali lagi,aku minta maaf atas semua kesalahanku atau apapun yang membuatmu tersinggung.semoga kau tabah dan kuat menjalani ini semua.
with love,
Lele.
--
aku pun menyadarinya,beberapa hari ini kamu terlihat beda,terutama hari ini.
aku sampai takut untuk menghadapimu.
walau aku tak bisa membantumu lewat fisik,aku akan selalu membantumu lewat doa.
walau agama kita berbeda,aku akan memberi doa ikhlasku pada teman-teman yang sedang gundah sepertimu.semoga kamu mendapat jalan keluar yang terbaik untuk masalahmu.
mungkin ini adalah satu sifatmu yang belum aku ketahui.
aku biarkan kamu untuk menenangkan diri,sendiri dulu.
jangan lagi kamu pikirkan kejadian-kejadian aneh dan menyebalkan hari ini.
memang..hari ini adalah hari teraneh.tapi lupakan itu semua.
ayo je,jangan putus asa.
hadapilah semua masalah didepanmu sekarang,perangilah semuanya,karena cepat atau lambat,kamu akan menemukan jalan keluar yang terbaik.
sekali lagi,aku minta maaf atas semua kesalahanku atau apapun yang membuatmu tersinggung.semoga kau tabah dan kuat menjalani ini semua.
Lele.
--
oh,aku tahu sekarang.
Anonymous itu ternyata sahabatku,sahabat pertama di bangku SMA,sekaligus sahabat pertama yang merespon tulisanku itu.
namanya Levina,tapi aku panggil dia lele.
dia adalah gudang ceritaku,satu-satunya tempat bercerita,sebelum aku menemukan tempat bercerita lainnya,6 sahabatku yang lain.
tapi mungkin hingga sekarang,dialah yang paling banyak menyimpan cerita-ceritaku.
aku bingung harus membalas responnya dengan kata apa.
hati ini belum tenang,walaupun sedikit dari ceritaku telah kuceritakan pada seseorang,tadi pagi saja butir air mata jatuh diatas mejaku,jatuh hanya karena masalah sepele.
ah! lupakan.
waah lele bisa juga berpuitis ria,hihi
iya le,thankyou yaaa
bukan gara-gara lu kok.
hehe thankyou ya :)
looveee yaaa!
mungkin beberapa kalimat yang aku tulis untuk balasan responnya tak sebanding dengan sebuah respon menyentuh kalbu yang ditulis dari hatinya.tapi aku yakin,dia tahu aku punya segudang rasa kasih sayang untuk diberikan padanya,dan tentu pada semua teman-temanku yang selama ini ada disisiku,menemani.
hanya merekalah satu-satunya alasan aku bersemangat kesekolah setiap hari.
tak bisa kubayangkan bila tak ada mereka,(mungkin) aku sudah kelelahan memendam semua ceritaku.
terimakasih teman semuanya :)
--
2 jam aku tulis ini,2 jam aku memikirkan kata-kata yang pas,2 jam aku kebingungan.
tapi 2 jam kedepan,aku akan tertidur lelap,aku akan bermimpi yang (mungkin) indah.
kata-kataku tak bagus,tapi mungkin berharga lebih dihati teman-teman semua.
--
night!
Anonymous itu ternyata sahabatku,sahabat pertama di bangku SMA,sekaligus sahabat pertama yang merespon tulisanku itu.
namanya Levina,tapi aku panggil dia lele.
dia adalah gudang ceritaku,satu-satunya tempat bercerita,sebelum aku menemukan tempat bercerita lainnya,6 sahabatku yang lain.
tapi mungkin hingga sekarang,dialah yang paling banyak menyimpan cerita-ceritaku.
aku bingung harus membalas responnya dengan kata apa.
hati ini belum tenang,walaupun sedikit dari ceritaku telah kuceritakan pada seseorang,tadi pagi saja butir air mata jatuh diatas mejaku,jatuh hanya karena masalah sepele.
ah! lupakan.
waah lele bisa juga berpuitis ria,hihi
iya le,thankyou yaaa
bukan gara-gara lu kok.
hehe thankyou ya :)
looveee yaaa!
mungkin beberapa kalimat yang aku tulis untuk balasan responnya tak sebanding dengan sebuah respon menyentuh kalbu yang ditulis dari hatinya.tapi aku yakin,dia tahu aku punya segudang rasa kasih sayang untuk diberikan padanya,dan tentu pada semua teman-temanku yang selama ini ada disisiku,menemani.
hanya merekalah satu-satunya alasan aku bersemangat kesekolah setiap hari.
tak bisa kubayangkan bila tak ada mereka,(mungkin) aku sudah kelelahan memendam semua ceritaku.
terimakasih teman semuanya :)
--
2 jam aku tulis ini,2 jam aku memikirkan kata-kata yang pas,2 jam aku kebingungan.
tapi 2 jam kedepan,aku akan tertidur lelap,aku akan bermimpi yang (mungkin) indah.
kata-kataku tak bagus,tapi mungkin berharga lebih dihati teman-teman semua.
--
night!














